Pilih mana? Tidur dengan lampu menyala atau tidak?

Lampu On Off
Lampu On or Off. Sumber: google

Tak terasa ternyata aku udah 1 tahun lebih ngungsi dari dunia blog. Kemana? Alasan diri sih demi seonggok kuliah. Tapi? Ah, sudahlah, memang yang namanya malas mah alasan bisa apa aja.

Yaudah sih, itu cuman pengantar aja.

Kali ini aku tertarik untuk membahas tentang cerita diri ini mengenai saat tidur lampu dinyalakan atau nggak?

Berawal dari surveyku di instagram pribadi aku @ajefathoni. Boleh dipolou, boleh dibiarkan, boleh diblokir, bebas pokoknya kumadinya welah (gimana kamu aja lah).

Disana aku membuat survey sekaligus mencoba fitur baru dari medsos tersebut. Kapan kah survey tersebut aku lelang? Pastinya sudah lama sekali. Kenapa baru di posting sekarang? Ya itu dia, malas mah banyak sebabnya dan nggak bakal ada habisnya.

Begini nih kiranya penampakan surveyku:

Survey
Iya tau jelek, nggak usah nyinyir
Liat sendiri kan ya? itu survey 27 minggu yang lalu. Kapan tepatnya? Hitung aja ndiri!

Dan begini kiranya penampakan tanggapan dari polouers aku:

assek1
Assek kan?

assek2
Ye kan?

Ya maap tanggapannya cuman segitu. Yang penting aku nggak ngada-ngada ya. Dan, segitu juga udah syukur :') Daripada nggak ada yang balas ye kan?

Nah, berdasarkan tanggapan yang beragam macam tersebut. Aku mau cerita, kenapa sih aku tertarik banget ngebahas soal ini. Tapi, sebelum aku lanjutkan buat yang nggak tertarik atau nggak mau ditarik sama cerita aku, mending minggat sekarang daripada kuota kalian sia-sia, karna memang nggak ada penting-pentingnya.

Oke, buat yang sampai detik ini masih baca. Makasih...

Aku lanjutkan!

Aku mau memaparkan 3 poin tentangku dalam ceritaku ini.

1. Kalau tidur lampunya harus nyala, tapi mata harus ditutup
takutnih
Ditutup ya matanya. Sumber: google

Yaiyalah ya, jelas kalau mau tidur matanya harus ditutup. Tapi, bukan ditutup itu yang aku maksudkan. Jadi, kalau aku tidur itu lampu kamar harus nyala, nggak peduli gimanapun harus nyala meskipun cuman cahaya seuprit. Tapi, meskipun dinyalakan, mata aku harus ditutup sama blind fold (istilah kampungnya sih penutup mata) atau cukup selimuti diri sekujur tubuh. Kenapa? Salah satu alasannya ya karena kenyamanan haqiqi aku disitu aja sih.

2. Alasan awalnya takut
takutnih2
Takut om. Sumber: google

Ya, tau kan ya semasa kecil biasanya gimana. Nah, alasan yang paling awal banget sih karena ketakutan aku waktu kecil. Dari kecil aku sering banget yang namanya mimpi buruk, udah doa ataupun belum (belum apalagi). Mimpi buruknya seperti mempercepat atau memperlambat waktu yang sampai bikin pusing sendiri di mimpi. Trus, mimpi dikejar-kejar you know lah. Trus, seiring bertua nya diri ini, sering ngalamin lucid dream, ketika mimpi buruk dan karna udah biasa ya mimpinya kaya bisa disetting gitu deh kaya reality show di tv gitu.

Selain karena pada awalnya takut. Selanjutnya agak lebih ekstrim sih, bagi aku, bodo amat bagi kalian mah namanya juga cerita.

Kalau lampunya dinyalain, pas bangun tidur (aku sering banget kebangun jam 1 atau 2 dini hari) aku suka berhalusinasi melihat samting you know lah. Dan, itu terjadi saat aku tidur sendiri ataupun rame-rame kaya pindang. And i don't know why until now

Tapi, sekarang sih udah nggak gitu. Ya, karena lampu dinyalain tapi mata ditutup gitu sih. hehe

3. Jadi kebiasaan
takutnih3
Nggak apa ya nggak nyambung, da bukan radio. Sumber: google
Karna memang pepatah terkadang ada benarnya "Bisa karna biasa". *disambung-sambungin aja ye kan

Ya, begitulah, aku bisa dan harus bisa nyalain lampu karna memang sekarang kenyamanan haqiqi aku disana. Meskipun aku tau nggak baik untuk kesehatan. Tapi, daripada aku nggak nyaman. Tapi, saran aku sih yang penting jangan porget untuk berdo'a dan selalu mengingat-Nya. Jangan lupa juga lakukan sunnah sebelum tidur ataupun sesudah bangun tidur. Karena segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah atas kehendak-Nya. Wallahu a'lam bish shawab

Ya, maap. Dakwah dikit nggak apa kan? Nggak suka tinggal minggat. Toh ini blog aku. Aku nggak rugi kok kalau kalian nggak ada. Tapi, ya kalau nggak ada sama sekali yang baca, apa daya blog ini ada. EA!

Kata kunci: Tidur, Lampu Menyala, Lampu Tidak Menyala, Takut, Kebiasaan 

Komentar

Posting Komentar

Yang penting sopan. nggak ada spam dan link aktif.

Salam Penting,
@ajefathoni