Puisi Penting

Menunggu

5/11/2017 Abdul Jabbar Fathoni 4 Comments


Puisi Penting
Dalam tungguku untukmu

Menunggu...
Memang ku rasa pada awalnya aku takkan rindu...
Tapi sekarang, mengapa aku mulai merasa begitu...
Tanpa kepastian dan kabarmu, aku menunggu...

Mengapa...
Aku tak tau kenapa...
Apakah memang aku harus merasa...
Apa mungkin ini sebuah karma...

Begitu...
Teramat sakit rasanya rindu muncul dalam diriku...
Tak bisakah sekali saja aku ingin melihatmu...
Tak bisakah sekali saja kamu datang meski hanya dalam mimpiku...

Bermakna...
Dihatiku, kau sangatlah berharga...
Dalam pikiranku, kau sangatlah sempurna...
Tapi, tak ku kira pengorbananku pun harus setara...

Aku...
Merasa ada sesuatu yang terjadi pada hatimu...
Mungkin ini hanyalah pikiran kotorku...
Apakah memang dirimu sudah tak ada rasa padaku...

Bisa...
Tanpa dirimu aku tak yakin diriku bisa menahannya...
Karna meski ku belum mengenalmu lama...
Tapi aku sudah merasakan suka dan cinta...

Kamu...
Apakah sama yang kamu rasakan seperti yang dirasa olehku...
Aku berharap begitu...
Karna ku berharap, dalam tungguku. Kelak aku akan tetap dapatkan kamu...

Semoga...
Harapku yang ada saat ini bisa jadi nyata...
Karna aku sangat berharap itu memang sebuah fakta...
Yang tak hanya begitu adanya...

Tanpamu...
Aku bukanlah aku...
Yang aku rasa hanyalah bahagia yang palsu...
Bahagia dan tawa terasa tak menyatu...

Disana...
Kelak aku yakin kita berdua akan berada...
Duduk bersama dalam bahagia...
Di kursi pelaminan lah kita akan duduk berdua dalam keadaan suka dan bahagia....

Tertanda,

Cintamu yang sedang menunggu...

Ea...

You Might Also Like

4 komentar:

  1. oh,iya aku juga menunggu! ditunggu ya!

    BalasHapus
  2. ini menunggu sambil galau yak... itu tiap baitnya pendek2 dan cukup berima. kalo diiringi suara gitar, kasih nada, udah bisa jadi lagu pop galauan ini. :-d

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, galau ka. Kuy iringi dengan suara gitarmu ka

      Hapus

Yang penting sopan. nggak ada spam dan link aktif.

Salam Penting,
@ajefathoni