Review Penting

The Guys bukan The Gays

4/20/2017 Abdul Jabbar Fathoni 4 Comments


Review
Jangan salah sebut ya!

Awalnya pas aku mau nonton film the guys, aku ragu kalau film ini rame, karna tumben-tumbenan aja di hari kedua rilis, film ini enggak terlalu banyak yang nonton, sedangkan biasanya film-film bang Radit always full theathrenya dari atas sampai kursi bawah, ya walaupun ada lah ya pasti bolong 1 atau 2 kursi mah.

But, setelah aku nonton film ini dengan seksama, aku sama sekali enggak nyesel. Sumpah film ini gokil abis!

Penasaran gokilnya di bagian apa aja. Oh iya, postingan ini aku buat bagi penostalgia film ini aja ya, artinya bagi orang-orang yang udah nonton, karna buat kalian yang belum nonton kayanya bakal jadi spoiler dan agak enggak ngerti dengan penjelasan aku. So, sekali lagi, ini sebenarnya bukan spoiler. Karna memang postingan ini murni aku bikin buat orang-orang khilaf yang sudah menonton dengan absurdnya film ini.

Mari kita simak dengan sukses, postingan penting aku satu ini. Ya, kalau bagi kalian enggak penting, yang penting aku posting. So, what ever lah.

Langsung aja, cek dis aut!

Pengorbanan The Guys
Ya kali ranting di mata.

1. Berkorbanlah, sebelum dikorbankan
Film ini mengajarkan kita untuk ikhlas berkorban kepada seseorang sebelum kita yang benar-benar dikorbankan dengan enggak ikhlas. Pada film ini, Alfi (Raditya Dika) rela mengorbankan perasaannya pada Amira (Pevita Pearce) demi niatnya yang ingin membahagiakan mamanya yang ternyata saling suka dengan papanya Amira. Betapa gregetnya bagiku, ketika melihat seorang Alfi mempertaruhkan perasaannya yang sangat diingin-inginkannya sejak dulu, dan ketika sebentar lagi tercapai, ia lepas semuanya demi membahagiakan mamanya. Tapi, memang halnya bisa kita ambil dalam segmen ini adalah betapa berharganya jika kita mampu ikhlas berkorban demi kebahagiaan orang lain meskipun dengan merenggut kesempatan kita untuk bahagia.

Indahnya Sahabat The Guys
Indahnya Persahabatan

2. Betapa indahnya persahabatan
Film ini memang bukan terpaku pada kisah percintaan Alfi dan Amira. Tapi, merupakan kisah persahabatan sejati yang terjalin antara Alfi, Aryo (Indra Jegel), Rene (Marthino Lio) dan Sukun (Pongsiree Bunleuwong a.k.a Pukhai). Di film ini begitu apiknya diceritakan kisah-kasih persahabatan para cowok yang kehidupannya sama-sama absurd, namun justru itulah yang membuat kehidupan mereka bahagia dan juga lebih berwarna, sebuah cerita klasik yang unik. Kisah persahabatan sejati yang terjalin dari mereka berempat benar-benar menyayat hati para penonton laki-laki yang sudah pernah merasakan kedekatan yang serupa dengan sahabat-sahabat cowoknya. Tapi, jangan salah, para cewek pun ada yang tak kuat menahan tangis melihat adegan ketika sukun pergi meninggalkan Aryo, Rene dan Alfi untuk kembali ke Thailand karena masa kerjanya di Indonesia telah habis. Ah, benar-benar film yang friendlyable banget.

the guys
Stay with me please!

3. Betapa indahnya cinta, ketika memang sudah saatnya
Bagiku, yang masih tergolong muda (lebih muda lah ya dari bang Radit) ketika menonton ini, aku benar-benar melihat betapa indahnya bisa merasakan cinta yang benar-benar terasa indah karna memang sudah saatnya merasakan cinta tersebut. Yang aku maksud disini, ketika menonton ini, aku merasakan perasaan Alfi (yang memang sudah siap secara lahir batin untuk mempunyai seorang pacar bahkan Istri sekali pun) yang sangat bahagia sekali ketika merasakan cinta dan kasih sayang saat bersama Amira. Betapa indahnya cinta, ketika memang sudah saatnya, saatnya mendapatkan cinta tersebut dalam kata lain adalah ketika itu memang sudah ditakdirkan. Dunia benar-benar terasa indah, bioskop terasa berwarna dan lebih cerah, terutama karena saat itu aku menonton film ini bersama orang yang sangat spesial bagiku. Pesan yang bisa diambil, bagi jomblo enggak usah sedih, mungkin kalian tidak diberikan pasangan saat ini, karena sebenarnya kalian lebih membutuhkan sahabat yang bisa mengerti kalian dan ada saat kapanpun kalian membutuhkannya dibandingkan dengan membutuhkan seorang pendamping hidup atau hanya sekedar pacar.

The Guys Indonesia
Ini poster film aslinya
Ini bukan postingan review berbayar ya. Ini murni keikhlasanku, karna aku sangat mengapresiasi film ini. Terima Kasih untuk Bang Raditya Dika yang sudah membuat film The Guys yang telah menemani hari spesialku bersama orang spesial.

1mg1crt
Setoran Mingguan

You Might Also Like

4 komentar:

  1. Berkorbanlah sebelum engkau dikorbankan
    Tetapi dalam percintaan,kalau sudah ada rasa pengorbanan. Itu mesti ditanyakan lagi rasa cintanya..
    Jangan-jangan ... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, jangan-jangan sudah nggak cinta lagi gitu? Nggak juga sih, tergantung gimana orangnya. hehe :))

      Hapus
  2. para jomlo ga menemukan cinta saat ini. tapi kalo ga dicari kapan ketemunya.

    BalasHapus

Yang penting sopan. nggak ada spam dan link aktif.

Salam Penting,
@ajefathoni