Penting Banget

Konsistensi Gaya Tulis

2/17/2017 Abdul Jabbar Fathoni 8 Comments


Konsistensi Gaya Tulis
Harus loh ya. Penting loh!

Konsistensi Gaya Tulis

Bagi gue konsistensi gaya tulis itu sangatlah penting, tentunya dalam setiap hal yang memerlukan kata-kata. Baik seorang pelajar, wartawan, ataupun komedian bahkan untuk golongan sejenis gue (baca: Blogger). 

Kalau menurut kalian konsistensi gaya tulis itu apa sih? Jawab di kolom komentar yang ada di bawah ya!

Nah, kalau di postingan kali ini gue akan mencontohkan pentingnya konsistensi gaya tulis untuk blogger.

Bagi gue, seorang blogger itu perlu menjaga kekhasan gaya tulisannya. Karena, orang akan lebih mudah untuk mengingat seorang penulis itu dari cara dia menulis terlebih dahulu, yaitu kekhasan yang membuat si penulis begitu berkesan bagi pembaca.

Contoh kecilnya, dalam hal kata ganti orang pertama dalam tulisan kita. 

Di blog ini gue memutuskan untuk menggunakan kata ganti pertama Gue/ gua (Bahasa Gahol). Karena, bagi gue sendiri dengan gaya tulis seperti ini gue menjadi lebih leluasa dan merasa dekat dengan dunia remaja pada umumnya (terutama kaum alayers yang merajalela).

Nah, hal sekecil dan sesimpel ini mungkin bagi beberapa blogger bukanlah hal yang terlalu penting untuk diperhatikan.

Tapi bagi para pembaca, hal ini sangatlah penting!

Tentunya para pembaca lebih suka dengan tulisan yang konsisten. Jika dalam hal kata ganti orang pertama aja si penulis nggak bisa menjaga konsistensi gaya tulisnya, apalagi dengan yang lainnya. 

Pandangan gue sebagai pembaca, akan lebih nyaman untuk membaca jika si penulis konsisten dari awal sampai akhir untuk gaya tulisannya. Agar kita bisa terbawa ke dunia si penulis dengan seutuhnya, tanpa ada kebingungan atau keanehan ketika menemukan kejanggalan (baca: inkonsistensi)

Gue sekalian curcol sedikit ya...

Beberapa akhir ini muncul pemberontakan lagi antara jari-jemari, pikiran dan lingkungan gue, tentunya perihal masalah yang gue bahas kali ini juga.

Jari-jemari dan pikiran gue lebih akrab dengan gaya tulis yang berkonsep dengan hal yang nyeleneh dan lebih akrab di mata remaja, yaitu menggunakan kata ganti Gue untuk orang pertama.

Tapi, karena dikeseharian dan lingkungan gue sendiri. Gue lebih sering menggunakan Aku, jadinya tulisan gue seperti bukan diri gue sendiri, gue seperti berbohong pada dunia tentang kegaholan gue ini.

Setelah gue memutuskan membawa masalah ini ke meja diskusi bersama blogger lainnya, gue fix mendapatkan kesimpulan.

"Segimana kamu nyamannya aja. Mau pake gue, aku, asalkan kamu nyaman dengan diri kamu dan tulisanmu yang seperti itu, fine fine aja. Karena, dengan nyamannya kamu menggunakan gaya tulis yang seperti kamu gunakan saat ini. Maka, pembaca pun akan terbawa nyaman dengan tulisan kamu."
Tapi, nggak berhenti sampai disitu aja. Karena gue orangnya suka penasaran. Akhirnya gue memutuskan akan mencoba beberapa tulisan gue mulai saat ini untuk menggunakan gaya tulis yang agak berbeda. Gue akan mencoba gaya tulis yang ke-aku-aku-an.

Okay. Let's Begin!

Aku pun sekarang akan mencoba untuk menulis dengan gaya seperti ini. Dan aku harap kalian akan tetap nyaman dengan gaya tulisan aku yang seperti ini. Hingga saatnya nanti, aku akan meminta pendapat temen-temen pembaca setia ataupun tidak sengaja setia pada tulisan aku kedepannya.

Mohon partisipasinya ya. Aku nggak minta lebih kok. Cuman ini. Sungguh!!!!

Aku berharap, bagaimana pun gaya tulisan yang aku terapkan. Pembaca akan terus mengingat ciri khas tulisan aku. Jadi, intinya... semoga kalian akan tetap nyaman dalam membaca setiap kata yang ada di blog ini.

1 minggu 1 cerita blogger
Proyekan Blogger

You Might Also Like

8 komentar:

  1. Oalah.. hahaahaha.. aku kira ulasan taunya.. ouh abng...

    BalasHapus
  2. Nah betul tuh, aku sendiri memilih aku. Sempat pake gue gue gitu, seperti mas Abdul. Tapi aku kurang nyaman, jadi ya udah seperti di awal aja pake aku..he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, iya bang. Emang susah ya menjaga kekonsistensian kalau kitanya gk niat. Aku masih melihat kondisi kedepan lah.

      Hapus
  3. Terjebak dengan judul...perkiraan awal sy pikir ulasan ternyata sebuah penekanan hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, komentar pertama pun berkata begitu ka. Maafkan saya yang suka aneh kalau ngasih judul

      Hapus
  4. kalau gw sih, tergantung keadaan. tergantung tujuannya menulis. kadang dalam satu blog, gw nulis curhatan yang agak berat, cerita yang ringan, review, dll. dan semuanya bisa beda2 kata sapaannya xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, inginnya gitu. Tapi aku mah termasuk orang yang perfeksionis ka. Kalau mau sesuatu, ingin total.

      Hapus

Yang penting sopan. nggak ada spam dan link aktif.

Salam Penting,
@ajefathoni