Penting Banget

Mau Dibungkus...

7/26/2014 Abdul Jabbar Fathoni 8 Comments


Kata pembungkusan itu sudah dikenal banget sama telinga kalian bukan?

Tapi, gimana kalau pembungkusan yang ini absurd banget?

Maksudnya apaan sih?

Maksudnya pembungkusan dipakai untuk sebuah transaksi yang tidak mengenakkan pembeli...
Kaset ben lalynya nggak usah aja, mba!

Ya, ini terjadi dengan gue disaat gue berjanji akan membelikan ayam goreng ++ untuk ponakan gue terkasih. Perjanjian ini terjadi, disaat gue dan ponakan gue ditinggal berdua #cie , sama keluarga gue. Hari itu hari Jum'at, dimana seorang laki-laki wajib sholat, dan ponakan gue dan gue sendiri juga laki-laki. So, ini anak ingusan wajib diberi pelajaran untuk sholat, karena dia udah berumur 7 tahun.

Flashback masa lalu gue, di usia 7 tahun gue udah diajarin sholat yang baik dan bener, sayangnya, gue cuman ingat disaat kami sholat berjamaah sekeluarga di ruang belakang rumah yang kala itu masih direnovasi *semoga ingatan gue bener.

Nah, perbandingannya dengan ponakan gue yang absurd satu ini *ya, biasa lah anak kecil jaman sekarang yang udah terkontaminasi . Dia ini gue tawarin untuk ikut gue sholat Jum'at :

Gue   : "Fadly, sholat Jum'at yuk ikut om."

Fadly : "Nggak deh om, Fadly nggak ngerti." *Padahal dia udah sering sebelumnya ikut gue, walaupun main-main doang sih

Gue   : "Ya, makanya... Fadly sekarang harus sholat, biar ngerti. Emangnya mau ditinggal sendiri di rumah? Ntar om kunci rumahnya, trus kuncinya om bawa semua, mau?" *Gertakan

Fadly : "Iya, biarin aja om fadly di rumah sendiri. Fadly belum mandi nih." *Gertakan gagal

Gue   : "Ye, yaudah mandi dulu sana."

Fadly : "Nggak ah om, Fadly dirumah aja, biar aja sendiri."

Gue   : (memutar otak, mencari apa yang dia mau belakangan ini, dan... aha) "Kalau Fadly ikut om sholat, ntar om kasih sangu lo, gimana?" *Transaksi dimulai

Fadly : "Berapa dulu?" *Dia mulai berpikir

Gue   : "5 Ribu?" 

Fadly : "Nggak ah, Fadly udah punya, weee." *Transaksi gagal, dan gue diejek #asem

Gue   : "Yaudah, 10 ribu, gimana?" 

Fadly : "Nggak,Fadly juga udah ada 10 ribu om." *asem ini anak maunya apa coba, dan...

Gue   : "Gini deh, ntar kalau Fadly sholat Jum'at, om beliin ayam goreng kesukaan Fadly, gimana?

Fadly : "Iya deh, tapi ntar om temenin Fadly ya..."

Gue   : "Hmm, gimana ya... Iya deh, dah dulu sana!"

Fadly : "Tapi, Fadly kata Ibu nggak usah mandi dulu, celana udah habis."

Gue   : "Udah, mandi aja sana, celana ini ada kok."

Akhirnya, dengan susah payah ngajak ponakan sholat Jum'at, berhasil juga. Walaupun dengan ludesnya duit gue yang mulai tipis didompet ini, gue ikhlas asal itu anak ngerti sholat. #cailah

Gue dan Fadly pun sholat Jum'at bersama, menjalin kasih untuk mereka #eh .

Gue lupa... bukan, kalau gue ganteng mah gue ingat aja #asssek . Tapi, titipan ayah gue untuk zakat fitrah lupa gue bawa... Akhirnya setelah sholat Jum'at gue dan ponakan pun pulang dulu, ambil zakatnya, trus balik lagi. Dan ternyata, disana ada masalah soal motor baru yang lupa dibawa, karena orang masjid nggak mau begitu aja percaya, mereka pun mempersulit untuk pengambilan dan meminta bukti-bukti yang sah. Iya... kaya hubungan kamu dan aku yang perlu bukti #asssekk

Disaat itu, sambil menunggu kwitansi ditulis diatas secarik kertas putih yang bertuliskan "I Love You." #ups, gue salah baca, itu surat cinta untuk gue *ehm, ngayal . Dari kejauhan gue menemukan, separas wajah cewe cantik nan imut. Gue terpesona. Gue pun meninggalkan masjid setelah membawa surat cinta #ups *kwitansi disaku jaket gue, lalu memanggil ponakan yang sedang main di TK sebelah. Gue dan Fadly pun menaiki motor bersama, berharap dia memandang dan menemukan sosok bidadara yang mempesona yang ternyata itu adalah ... Fadly #Okesip . Gue pun tetap bersikap so cool, biar keliatan kece didepan cewe itu. Tapi, masalah yang ditimpa bapaknya lebih penting dari melihat wajah gue yang tak banyak rupa ini *Jelek . #hiks

Akhirnya, karena Fadly ingat kalau janji omnya belum terpenuhi. Gue pun membawa dia ke sebuah toko ayam goreng kesukaannya yang berada tak jauh dari depan jalan komplek gue. Tiba lah saat transaksi :

Gue : "Mba, tolong yang Paket A-nya satu dibungkus."

Mba Kasir : (Sedang sibuk melayani pelanggan lain) "Paket A-nya satu ya!!!" (Memberitahukan ke karyawan yang memasak dan bagian pembungkusan)

Mba Kasir : "Oke, mas. Ini, adenya mau dibungkus?"

Gue : (dalam hati : "Hah, maksudnya apa nih mba?") "Oh, iya mba. Dibungkus ya."

Mba Kasir : "Masnya mau dibungkus juga?"

Gue : (dalam hati : "Kampret, nggak usah gitu kali. Gue bukan makanan oy!!! Nggak perlu dibungkus!!! Emang muka gue mirip banget ya sama ayam!!! #nasib) "Oh, nggak mba. Yang dibungkus dia aja." *Yang dimaksud si kasir absurd dan gue tadi adalah pesanannya yang dibungkus apa nggak

Begitulah kejadian pembungkusan absurd bagi gue. Ini lebih parah daripada pelayanan nggak konsisten toko ayam cepat saji yang sekaligus toko kaset lagu band itu tuh. Sebenarnya gue ngerti maksudnya si doi *kasir . Tapi, bahasa transaksinya itu yang nggak bisa diterima. Ya, jangan gitu lah nawarinnya. Bagi karyawan toko penjual ayam sejenis dan semacam ini, jangan gitu lagi ya! Sakit hati tau pelanggan masa mau dibungkus #Okesip

You Might Also Like

8 komentar:

  1. Hahah ia sih, pelayan emang suka gitu kalo nanya ke customer

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi, ya nggak juga kali pertanyaannya "Masnya mau dibungkus?" itu terkesan kalo gue itu cocok untuk dibungkus, apalagi kalo pake karung #hiks

      Hapus
  2. Ahaha kasian :)) yang sabar yaa :p
    semangat terus bloggingnya! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mban. Gue selalu sabar kok. "Mau dibungkus? atau sekalian beli kaset lyl*nya, mba?"

      Hapus
  3. asli lah absurd banget... bungkus aja tukang kasirnya mendingan Gan... hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bolehlah dibungkus... sambelnya dipisah apa dicampur? :3

      Hapus
  4. Mungkin kata si keponakan dalam hati "Iya, mba kasir. Mending dibungkus aja om aku".
    Kesian :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah... Kalo bener gitu. Mending gue bungkus deluan ponakan gue. Trus ditimbang ke pasar loak kan lumayan #ups

      Hapus

Yang penting sopan. nggak ada spam dan link aktif.

Salam Penting,
@ajefathoni