Penting Banget

Rumitnya Cinta

2/25/2014 Abdul Jabbar Fathoni 0 Comments

Perjalanan gue dalam mencari cinta sejati masih tetap sama dengan sebelum-sebelumnya, Rumit...
Gue juga bingung, kenapa sih serumit ini. Sebelumnya nggak juga kok. Mungkin jawabannya karena sekarang gue lebih mempertimbangkannya, nggak seperti sebelumnya, yang dengan gampangnya mencintai orang, tanpa ada pertimbangan.
Mungkin gue udah keluar dari lingkaran hidup remaja yang disebut "Cinta Monyet". Cinta gue yang sebelumnya, meski itu memang berdasarkan pertimbangan juga, tapi masih penuh teka-teki dan hanya sekedar cinta biasa. Walaupun begitu, tetap saja kalau gue nggak pernah berhubungan dengan mantan gue, gue nggak bakal bisa lebih baik dalam menjalani cerita cinta. Mungkin itulah yang disebut "Perlu PROSES".
Mungkin bagi lo semua yang udah ngikutin beberapa cerita gue sebelumnya. Pasti sebagian ada yang bingung, kesel, greget, dan kemungkinan lainnya. Gue juga sama, dengan hidup sendiri terkadang membuat gue pusing, bingung, kesel, greget.
Seperti yang gue bilang sebelumnya. Sampai saat ini gue masih mempertimbangkan perasaan suka gue ke Mai. Gue pengen dia tau kalau gue itu suka sama dia. Tapi gue nggak bisa... Karna gue tau, kalau dia suka sama orang lain, dan gue nggak mau dia menjauh dari gue seperti hubungan gue dengan gebetan gue yang lain. Trus gue harus ngapain coba???
Sebenarnya mungkin aja sih dia udah tau. Tapi mungkin dia ragu. Dan dia pernah BM gue, "Kk tu gampang aja buat deket sama cewe. Tapi, mungkin cewenya aja lagi yang minder sama kk.".


Rumit Cinta

Akhir-akhir ini malah gue tambah nyesek, karna gue dapat kabar sendiri dari dia, kalau pas awal masuk ke MAN dia suka sama seorang cowo, dan cowo tersebut seangkatan sama dia. Begini kronologi percakapan BM antara gue dan Mai :
Gue : "Cie yang dapat kode keras."
Mai : "Kode keras gimana dulu ka? :D"
Gue : "Itu pm temannya ade, katanya ade dapat kode keras. Dan kayanya dari cowo tuh?"
Mai : "Ah, nggak juga ka. Ade tu waktu pertama kali masuk MAN Model, suka sama cowo. Nah sekarang ni ade invite BM dia, dia terima. Tapi temennya ade invite BM dia, dia tolak. Makanya temen ade bilang dapat kode keras."
Gue : "Ou, gitu toh. Cie siapa lagi nih?"
Mai : "Kevin ka. Tapi dia kan sekarang udah punya pacar, pacarnya cantik lagi daripada ade. Dia pacarnya Rani."
Gue : "Ou, nggak kok de, bukannya mereka udah putus?"
Mai : "Kurang tau juga kak."
Gue : "Iya de, mereka udah putus."
Mai : "Cie, fansnya Rani nih kk kayanya?"
Gue : "Mana ada, kk tau dari temennya kk yang suka sama Rani tu. Dan Rani dengan Kevin emang bener udah putus kok."
Mai : "Si itu kah ka."
Gue : "Nah, itu tau aja ade. Ade suka juga kan masih. Berjuang ya de!"
Mai : "Hmm, nggak tau pasti juga sih ka. Ade nggak mau pacaran dulu juga, masih jera sama yang namanya cinta."
Begitulah percakapan BM gue dengan si Mai.
Keesokan harinya, sekolah gue libur. Tapi pagi harinya ada jalan sehat madrasah se-Provinsi Kalimantan Tengah yang dinaungi Kementrian Agama Provinsi.
Gue tetep berusaha untuk memperjuangkan Mai, meski gue tau dia suka dengan orang lain. Tapi menurut gue, inilah yang namanya cinta perlu perjuangan untuk menggapainya.
Saat jalan sehat, gue masih BM dia. Nanyain dimana, trus dia nanya balik. Gitu" lah pokoknya. Dan lagi saat istirahat setelah jalan sehat, mata kami saling bertatapan dan saling melempar senyuman. Tapi, gue nggak mau mastiin sih kalau itu untuk gue atau bukan. Karna gue juga pernah di-PHPin karna hal ini.
Keesokan harinya lagi, yaitu hari dimana gue ngetik cerita ini. Gue BM dia :
Gue : "De?"
Mai : "Iya ka?"
Gue : "Gimana kabarnya hari ini?"
Mai : "Alhamdulillah baik ka. Kalau kk?"
Gue : "Alhamdulillah baik juga de. Lagi ngapain de?"
Mai : "Lagi nonton tv ka. kk?"
Gue : "Lagi nonton anime de."
Mai : "Wis, apa ramenya anime tu ka?"
Gue : "Rame de pokoknya, ada cerita lucu, tentang cinta. Pokoknya ada yang bikin senang dan sedih deh."
Mai : "jadi pengen nonton juga ade :D."
Gue : "Hha, iya de. Sayang anime kk di notebook udah banyak yang kk hapus. Soalnya setiap habis nonton anime sampai tamat. Langsung kk hapus."
Mai : "wah-wah :D Ka aku udah punya ni film 5 c*m."
Gue : "Tonton aja de, rame deh pokoknya tu film. Endingnya nggak terduga."
Mai : "Ni lagi nonton ka."
Gue : "Yaudah tonton aja dulu de :)"
Mai : (beberapa jam kemudian) "Udah ade tonton ka. Iya rame"
Gue : "Hha iya de."
Gue : "Ou iya, gimana kabar cerita cinta ade?"
Mai : "Ade nggak ada cinta sama siapapun ka, cuman sekedar suka aja."
Gue : "Suka sama siapa? yang kemaren" aja kah masih?"
Mai : "Iya ka, ade suka sama Kevin tu."
Gue : (ngetik sambil nyesek) "Ou iya de :)"
Mai : "Klo kk siapa yang kk suka? Kk blum pernah curhat sama ade."
Gue : (*Yaiyalah, kk itu sukanya sama ade) "Ade udah tau kok siapa orangnya dari kita awal BMan. Tapi dia suka sama orang lain de. :)"
Mai : "Ou, senasib kita ka."
Gue : (*Beda de, kalau kk udah usaha dan kamu blum) "Hha, iya de :)"
Mai : "Siapa ka orangnya?"
Gue : "Yang kk senyumin di mantikei kemarin pas jalan sehat de."
Gue bingung sejenak. Saat gue BM sebelumnya jaringan lancar. Pas gue kirim BM terakhir, BM langsung pending. Dan sekarang gue blum dapet balesan BM dari dia. Just D, not yet R.
Gue nggak masalah mau di-PHPin sama cewe atau nggak. Yang penting gue bisa bilang ke orang yang gue suka, klo gue suka sama dia. Dan dia nggak ngejauhin gue. Itu aja yang gue mau. Tapi terkadang setelah gue nyatain suka sama cewe. Cewe selalu menjauh dari gue. What's wrong with me? My faces? Oke, kalau soal muka itu memang masalah sih -.-
Gue cuman mau, klo orang yang gue suka tau klo gue suka sama dia. Dan gue nggak mau pacaran dulu juga kok, gue punya prinsip untuk fokus dulu dengan ujian di kelas 12*3 SMA/MA ini. Gue mau saat ini kami pdkt terus, sampai akhirnya merasakan yang namanya cinta yang gue perjuangin bener-bener. Yang bisa gue lindungi!
Ya, itu yang gue harapkan dari cinta, yaitu "Cinta Sejati"

You Might Also Like

0 comments:

Yang penting sopan. nggak ada spam dan link aktif.

Salam Penting,
@ajefathoni