Penting Banget

Lucu Nggak Lucu yang penting Posting

1/12/2014 Abdul Jabbar Fathoni 0 Comments

image
YPP

Lucu, sebuah kata yang penuh penghinaan sebenarnya. Karna terkadang kalau kita mengatakan sesuatu itu lucu, harus dengan menghina seseorang dulu. Tapi bukan penghinaan yang menyakiti hati orang lain, melainkan penghinaan diam-diam atau bisa juga penghinaan terang-terangan yang tidak menyakiti. Bingung?

Sama! Gue juga bingung. Ya, intinya lo semua juga palingan udah paham banget soal hujat-menghujat, yang pasti jangan menghujat orang yang tidak ada sangkut pautnya sama lo, kaya itu tuh yang lagi gencarnya di media elektronik, yang sering menghujat orang dengan kritikannya yang nggak mendidik, ya U Know What I Mean lah siapa!!!

Nggak lucu, itu merupakan kata yang nyesekin para pelawak atau pun orang yang ingin melawak. Sumpah! Melawak itu nggak mudah bro, kecuali lo punya bakat menghina dan melawak dari lahir.

Gue sendiri, punya kebiasaan melucu yang kaya nggak melucu kata temen gue. Kenapa bisa? Secara kata mereka, gue melucu tanpa ekspresi tertawa dan melucu, makanya mereka ketawa dengan sikap gue yang kaya gitu. Entah bakat atau bukan. Hanya Tuhan yang tau. Tapi sesaat gue sadar, terkadang gue kurang mengekspos kelucuan gue, kurang bisa memperluas kelucuan gue gitu deh.

Ya, maklum lah, secara kalau orang ganteng (*jangan muntah dulu) melucu itu ya emang gitu, kadang kan sukanya memperlihatkan wajah gantengnya saat melucu. Dan secara, gue ini orangnya ganteng diam-diam, yaitu jenis orang ganteng dan pendiam, jadi kolaborasi saat melucu seperti diatas itu PAS dan MANTAB! *acara tv yg sama, jgn geer ye, gue kgk promosiin lu pade! Nah karna gue udah terbiasa mengeluarkan tawa dan muka tertawa gue saat ada hal yang lucu dan itu pantas ditertawakan, jadi saat gue melucu gue nggak masang muka tertawa *Hemat bro!!! BBM kan mahal. Loh, apa hubungannya??? Bodo amat! Problem buat lo? Ngapain lo baca lanjut kalau lo nggak tertarik.

Sabar-sabar, yang sabar ya, jangan emosi dulu. Gue bercanda doang kok. Suer! Gue nggak marahin lo pada. Tapi kalau emang nggak tertarik silahkan beranjak dari ini posting punya. Tapi kalau tertarik silahkan lanjutkan baca dan ikuti terus update blog ini, yang Insya Allah, isinya ngawur, gaje, dan bikin muntah.

Selain kebiasaan melucu garing, entah kenapa gue selalu ingin bisa dibidang apapun. Gue sempat pernah dance, karna Pramuka. Gue sempet pengen nulis novel, gara-gara bang Radith, yang akhirnya gagal terbit, karena nggak layak pakai kayanya. Gue juga lagi mendalami yang namanya musik. kata temen-temen suara gue bagus. Tapi tetep, saat tampil nggak pernah juara 1, dan problemnya cuman satu, EKSPRESINYA MANA!!!! Udah, gitu doang. Ya itulah emang kekurangan gue, gue kurang bisa ungkapin ekspresi. Gue ngetik ini posting aja pake emote datar :| kayak robot yang mau beol gitu.

Ya, yang namanya nasi udah jadi sayur, mau gimana lagi. Emang udah dari sononya gue dilahirkan kurang ekspresi. Mungkin faktor umur, umur gue terlalu ganteng untuk berekspresi.

Gue malu kalau senyum keliatan gigi bro! Gigi gue jelek, mencle kaya nabilah. Tapi Nabilah JKT48 mah mending, dia cewek yang cantik. Nah gue??? Cowok yang antik -.- Jadi kalau senyum, gue suka nutupin mulut gue pake tangan, biar giginya nggak pada loncat kangguru. Mau tau gigi gue gimana? Tapi nggak penting juga sih. Tapi klo lo pada serius mau tau, gue bilangin aja. Gigi gue itu kaya shaf sholat jema'ah yang nggak penuh, dan terpaksa dua orang yang awalnya ada di shaf depan, jadi mundur ke shaf belakang, begitulah kira-kira. Mau tau bentuknya? Silahkan imajinasikan sendiri. Nggak punya imajinasi? Mending minta dihipnotis om Uya dulu sono, biar bisa imajinasi dengan rileks. Tapi jangan bayangin gigi gue. Ntar lo naksir lagi sama gigi gue.*Serius!!! JANGAN!

Udah dulu, tangan gue dan otak gue udah mendidih mikirin kelanjutan ceritanya. Klo lo tertarik dengan ceplas-ceplosan gue. Silahkan mampir lagi di blog ini, dan baca keseluruhan posting! Dijamin Anda Menyesal!

You Might Also Like

0 comments:

Yang penting sopan. nggak ada spam dan link aktif.

Salam Penting,
@ajefathoni