Penting Banget

Tragedi Celana Tertukar

11/10/2013 Abdul Jabbar Fathoni 0 Comments

TRAGEDI MENGERIKAN

Manusia adalah makhluk yang paling cerdas dan paling mulia, namun manusia juga bisa khilaf dan melebihi kebiadaban makhluk lainnya. Nah, kira-kira gue seperti itu orangnya dengan dua kata diawal tadi untuk pengecualian! Gue adalah manusia biadab yang penuh khilaf, dimana ada gue, disitu ada kekhilafan, entah disengaja, super sengaja, ataupun pura-pura tidak sengaja.*Sama makna, tapi tak serupa. Segala hal yang gue lakukan, pasti ada khilaf, bahkan gue seringkali khilaf mencaci diri dengan sapaan yang tidak layak dikategorikan sebagai sapaan “Bodoh!” That’s Always Happen, so don’t worry about me, just worried about someone who read this book. *Nggak peduli betul apa salah yang diketik, yang penting kebule”an dikit.

Tragedi tersebut sudah berakar di otak gue, tapi akhirnya bangkit dan ingin dipublikasikan kembali, karena setelah diingatkan oleh sang korban kebiadaban gue, yaitu Rama. Kejadiannya pada saat gue duduk dibangku kuliahan*bangkunya doang, saat itu kelas 8 MTs, sehabis pelajaran Penjas. Jadi ceritanya gue dan temen sekelas gue baru selesai main bola di lapangan basket sekolah*Kebiasaan orang sini, nggak ada lapangan bola, lapangan basket pun jadi. Nah, saat kembali ke kelas pun gue dkk. ganti seragam di kelas. Tiba-tiba… :

Gue     : Ini celana gue kan?
Rama   : Apaan! Ini celana gue!
Gue     : *Mulai panas. Apa maksud! Ini jelas” celana gue, gue tadi naroh seragam disitu!
Rama   : Itu celana lo udah lo pasang!!! Aduh gimana sih. *Muka kecewa
Gue     : Hha, sorry, khilaf gue. *Muka memelas
Rama   : Jelas-jelas gue inget banget udah naroh seragam disitu, eh lo embat juga.
Gue       : Sorry”, maklum gue lagi super khilaf. Hha. Sudah lah nggak ada yang perlu dipermasalahkan.
Rama    : Sedikit lagi lo hampir gue tampar.
Gue       : Hha, ampun”, khilaf…

             
Pertumpahan darah hampir terjadi di kelas. Dan teman-teman laki” gue yang lain semuanya pun ikut menertawakan aksi dramatis gue dan Rama, dan hal itu blum dan bahkan takkan dilupakan Rama, bahkan dia masih ingat sampai sekarang, karna sekarang pun kami masih sekelas, untungnya tidak berlanjut seperti waktu MTs. Itu merupakan hal gila, bahkan mungkin hal tersebut tidak akan dilakukan orang gila, artinya gue lebih gila dari orang gila.*Amit” Jamban deh.
Rama pun membahas kejadian yang lamanya kurang lebih 5 tahun yang lalu, dia pun berkata :
Rama   : Masih inget aja gue waktu lo dulu ngira celana gue itu celana lo dul. Gila lo !! Becanda nggak kira-kira! Celana orang pun diembat.
Gue     : *Tertegun. Nyengir” nggak jelas. Hha, masih inget aja lo, kejadian konyol banget tuh. Gue merasa jadi orang tolol plus gila waktu itu. Celana sendiri udah dipakai, malah celana orang yang mau diambil lagi.
Rama   : Kalau lo masih ngeres juga waktu itu, gue tempeleng juga lo.
Gue     : Hha. *Kembali nyengir nggak jelas.

Itulah sekilas percakapan konyol yang terjadi diantara kami yang mengingat kejadian konyol serta biadab, melebih kebiadaban seorang pencopet sejati. Itulah hal terburuk dan kasus Amnesia terburuk gue. Semoga Allah segera menyembuhkan penyakit amnesia gue ini. Dan semoga kejadian konyol seperti itu tetap terjadi, karena itulah yang membuat hidup gue indah.

Kalau membahas masalah kenangan indah, pastilah setiap orang memilik hal tersebut, dan bermacam-macam wujudnya, ada yang indah karena kekonyolan mereka, ada yang indah karena saking membuat dia menangis terharu, ada yang indah karena hal tersebut merupakan hal yang paling buruk dalam hidupnya, dan mungkin ada juga yang indah karena kegilaan hidupnya. Yang terakhir itu adalah gue, hidup gue pake banget!!! Yang namanya kenangan indah itu nggak mesti indah, karena bagi gue kenangan indah itu adalah sebuah kenangan yang merupakan kenangan yang paling diinget seumur hidup kita. Dan bagi gue, jika memang definisi kenangan indah itu seperti itu, maka kenangan indah gue udah bejibun dalam artian berjuta kenangan tak berujung dan tak terlupakan. Yang pasti semua itu akan gue beberkan secara biadab kedalam setiap novel gue. Novel sebelumnya “Amnesia Sesaat” membahas Cerita Cinta dan Problematika Hidup diri gue, sebagai seorang pelupa terbiadab sejagat. Nah di novel kali ini gue akan menuliskan kenangan terkonyol dan terindah gue. Kalau mau tau, ntar gue bahas tentang apa yang akan kita bahas di Novel ini dalam part yang terakhir di Novel ini. Jadi sabar dan teruslah berdo’a untuk novel ini agar lekas terbit, dan lekas selesai lo” pada baca. Kalau mau tau kenangan indah gue yang lain, silahkan baca Novel ini sampai habis! Wajib sampai habis lo! Kalau nggak lo bakal nyesal seumur hidup lo. Haha, *nyengir penuh maksud jahat.

You Might Also Like

0 comments:

Yang penting sopan. nggak ada spam dan link aktif.

Salam Penting,
@ajefathoni